12 Fakta di balik sehelai kain batik

12 Fakta di balik sehelai kain batik

Fakta-fakta yang perlu Cosmoners ketahui mengenai batik

316

Batik semakin hari semakin terkenal namanya hingga mancanegara. Dari yang hanya digunakan di hari-hari tertentu, kini batik mulai menjadi trend fashion yang mendunia. Tak jarang para designer menggunakan batik dalam peragaan busananya.

Menjelang Hari Batik di tanggal 2 Oktober ini, yuk kenali batik lebih jauh dengan fakta-fakta menarik berikut!

#1 Asal mula kata batik

Kata “batik” berasal dari kata “amba” dan “titik”. Amba yang berarti menulis dan titik yang berarti titik.

#2 10 dari 11 sebutan untuk proses pembuatan batik diawali dengan huruf N.

Dari mulai Nyungging (membuat pola batik di kertas), Njaplak (Memindahkan pola dari kertas ke kain),  Nglowong, Ngiseni,  Nyolet,  Mopok, Ngelir, Nglorod, Ngrentesi, Nyumri,dan Nyoja.

#3 Hari Batik Nasional

Sejak 2 Oktober 2009 UNESCO sudah menetapkan batik sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity) dan sudah dibuktikan bahwa batik berasal dari Indonesia. Oleh karena itulah, 2 Oktober 2009 ditetapkan sebagai Hari Batik Nasional.

#4 Tokoh pertama yang memperkenalkan batik ke luar negeri

Presiden Soeharto adalah orang pertama yang mengenalkan batik ke luar negeri, tepatnya saat Konferensi PBB.

#5 Batik hampir direbut oleh negara lain

Potensi batik yang sangat besar membuat batik jadi budaya yang diperebutkan oleh budaya luar, salah satunya adalah Malaysia. Malaysia sempat menjadikan batik sebagai warisan leluhur mereka sebelum Indonesia diakui oleh UNESCO.

#6 Memiliki ciri khas

Motif, corak, dan warna batik di setiap tempat memiliki ciri khasnya masing-masing. Hal ini dikarenakan oleh flora dan fauna yang ada di setiap wilayahnya berbeda-beda.

#7 Papua juga punya batik

batikpapuashop.blogspot.com
batikpapuashop.blogspot.com

Fauna dan alat musik di setiap daerah seringkali dijadikan pilihan motif batik. Seperti corak batik Papua ini. Mereka sering menggunakan gambar burung Cendrawasih hingga alat musik tifa dan ukiran khas Papua.

#8 Tidak boleh digunakan di sembarang waku dan tempat Dalam adat Jawa, batik tidak boleh digunakan disembarang waktu dan kegiatan. Seperti contohnya batik parang yang tidak boleh digunakan untuk acara pernikahan. Sebab, setiap motif dan corak batik memiliki makna dan penempatan penggunaan dalam tradisi adat yang berbeda

#9 Tak hanya baju, bolu ini juga ada yang bermotif batik

ncc-indonesia.com
ncc-indonesia.com

Bolu merupakan kudapan yang banyak digemari karena rasanya yang manis. Motif batik yang menghiasi makanan ini tentu membuat setiap orang ingin mencicipinya.

Cosmoners ingin mencobanya? Bolu batik ini berasal dari Bojonegoro. Motif batiknya pun beragam, misalnya dari motif daun biru, daun kayu jati, hingga batik mangga dan daunnya.

#10 Emas bermotif batik

bisnis.liputan6.com
bisnis.liputan6.com

Emas batangan sih sudah biasa ya Cosmoners? Lalu bagimana jika emas batangan bermotif batik? Ini baru luar biasa. Emas batangan bermotif batik ini dipamerkan di stand PT Aneka Tambang (Antam) di 10th Indonesia Jewelry Fair.

Motif batik yang digunakan terdiri dari motif karang picis, Mega Mendung, Sida Mukti, dan Parang Barong.

#11 Batik Kudus menjadi media penyebaran Islam

Batik kudus merupakan salah satu media yang digunakan untuk berdakwah. Sehingga tak heran beberapa motif batik Kudus juga menceritakan kisah ajaran Islam atau ornamen yang bersinggungan dengan agama Islam seperti kaligrafi.

#12 Mantan presiden Afrika Selatan, Nelson Mandela ternyata mencintai batik

dunianews.viva.co.id
dunianews.viva.co.id

Kecintaan mendiang Nelson Mandela terhadap batik muncul ketika ia berkunjung ke Indonesia tahun 1990 dan diberikan hadiah batik.

Ketika berkunjung kembali ke Indonesia, Nelson Mandela yang sudah menjadi Presiden Afrika Selatan datang mengenakan batik tersebut.

Mandela pun kerap mengenakan batik di acara-acara resmi dunia. Bagi orang Afrika, batik bahkan dikenal sebagai ciri khas Nelson Mandela.

[teks Dessyana Kosasih / sumber kaskus, tempo, CNN | foto thedeviponorogo.wordpress.com]