4 Cara mencegah bayi mengalami SIDS

4 Cara mencegah bayi mengalami SIDS

181

Moms, sudah pasti kita perlu menjaga Si Kecil dari berbagai risiko penyakit atau masalah kesehatan yang bisa berdampak fatal. Termasuk salah satunya, risiko sindrom kematian bayi secara mendadak (SIDS: Sudden infant death syndrome).

Nah, SIDS ini adalah penyebab utama kematian di Amerika Serikat pada bayi antara usia 1 bulan dan 1 tahun. Sekitar 1.500 bayi meninggal karena SIDS di Amerika Serikat setiap tahunnya.

Perlu kita ketahui Moms, SIDS paling sering terjadi saat Si Kecil berada di dalam box bayi dan terjadi sekitar pukul 10 malam hingga 10 pagi. Nah, berikut cara mencegah bayi terkena SIDS:

1. Tidur Telentang
Tidur dengan posisi telentang dapat mengurangi risiko SIDS pada bayi. Sebaliknya, bila posisi bayi miring ataupun tengkurap, dapat membuatnya susah bernapas. Pastikan posisi Si Kecil terasa nyaman dan tak mengganggu fungsi pernapasannya ya Moms.

2. Kurangi Aksesoris Tempat Tidur
Ketika tidur, bayi sebenarnya belum memerlukan bantal. Karena itu, hindari menggunakan bantal, boneka, guling dan beberapa aksesoris lain di sekitar tempat tidurnya. Beberapa studi percaya bahwa barang-barang tersebut dapat memicu bayi terkena SIDS. Bayi juga disarankan untuk tidak menggunakan selimut saat tidur. Cukup memakai piyama tidur dan bila perlu gunakan kaos kaki agar tubuhnya tetap hangat.

American Academy of Pediatric dan grup pencegahan SIDS percaya bahwa baby bedding (bantal di sekitar baby box) dapat menghambat sirkulasi udara. Sebaiknya hindari menggunakan baby bedding, selain untuk mendapatkan sirkulasi udara yang baik, Anda juga dapat melihat bayi dengan leluasa tanpa baby bedding.

3. Pakaian Terlalu Panas
Membedong dengan sangat ketat dapat membuat aliran darah tidak lancar, hingga bayi sulit bernapas. Cukup gunakan piyama untuk tidur saja agar bayi dapat bernapas dengan mudah. Selain itu, hindari menggunakan topi rajut yang panas ditambah plus selimut karena bayi akan merasa kepanasan.

4. Jangan Merokok
Jagalah udara di sekitar bayi agar bebas polusi atau asap, baik itu di rumah, di mobil dan di lingkungan lainnya. Jika ada orang bersikeras merokok, minta ia untuk merokok di tempat lain yang khusus untuk merokok. Para peneliti juga percaya bahan kimia yang bersumber dari rokok yang tertinggal pada pakaian, furniture, karpet, dan jok mobil juga berbahaya bagi bayi. Jadi sebaiknya pastikan rumah dan kendaraan Anda bebas dari asap rokok. (Seva/HH/Dok. freepik)

Source: Mother and Baby Indonesia

Cosmoners, yuk terus dengarkan Cosmopolitan FM di 90.4 FM, atau bisa melalui streaming di sini!

Baca juga:
Lindsey Wixon tinggalkan panggung runway
5 Anak selebriti Hollywood paling digemari di Instagram
Roadtrip dari Melbourne dan kunjungi tempat menarik ini