5 lagu terbaik dari Linkin Park

5 lagu terbaik dari Linkin Park

420

Band yang sebelumnya telah terbentuk dengan nama Xero pada tahun 1996, digagas oleh Mark Shinoda, gitaris Brad Delson, bassist Dave Farrell, drummer Rob Bourdon dan turntablist Joe Hahn. Chester Bennington sebelumnya bergabung dengan band rock alternatif asal Phoenix, Grey Daze, yang akhirnya menggantikan vokalis pertama, Mark Wakefield. Formasi Hybrid Theory dari Linkin Park pun terbentuk.

Hybrid Theory yang menjadi album debut untuk Linkin Park, dengan cepat mendominasi tangga lagu Billboard pada tahun 2000-an. Album tersebut mendapatkan sertifikasi piringan emas dari sebuah asosiasi industri rekaman AS, Recording Industry Association of America (RIAA). Album-album selanjutnya pun hampir selalu ‘meledak’ di pasaran! Berikut adalah rangkuman 5 lagu terbaik dari Linkin Park.

1. In the End

Keseimbangan vokal antara Chester Bennington dan Mike Shinoda, ternyata membuat lagu ini mampu menyebrang ke tangga album pop, dan menduduki peringkat dua serta meraih sertifikasi piringan emas!

2. Shadows of the Day

Lagu yang terdapat dalam album Minutes to Midnight ini membuat mereka bergerak menjauh dari nu-metal. Rick Rubin sebagai produser pendukung, membantu mereka lebih fokus pada rock klasik dengan nuansa U2. Lagu ini berhasil mendapatkan platinum dan multi-platinum.

3. One Step Closer

Dalam lagu ini, Linkin Park seperti ingin membantu para anak muda yang mendengarkan lagunya untuk menyatakan apa yang mereka pikir atau rasakan kepada orang tuanya.

4. Breaking the Habit

Breaking the Habit memiliki intro electronica yang sangat kuat. Lagu ini merupakan track ke-9 dalam album studio mereka yang kedua, Meteora. Lagu ini juga menjadi single kelima dari album Meteora yang berhasil mencapai posisi jawara dari tangga lagu Billboard Rock Modern Track! Sebuah prestasi yang tidak ada bandingannya dengan artis lain dalam tangga lagu tersebut.

5. Linkin Park & Jay Z – Numb/Encore

Berkat keberhasilan single berstatus platinum, Numb dapat dengan cepat melesat mencapai nomor satu! Lagu ini menceritakan ‘teriakan’ dari Bennington tentang perasaannya yang telah lumpuh terhadap seluruh dunia. Kesuksesan mereka juga menghasilkan sebuah kolaborasi dengan Jay-Z sehingga mereka dapat menyabet Grammy untuk Best Rap / Sung Performance.

[teks Adhi Satria / sumber berbagai sumber | foto loudwire.com]

Cosmoners, yuk terus dengarkan Cosmopolitan FM di 90.4 FM, atau bisa melalui streaming di sini!

Baca juga:
Inspirasi gaya fashion saat liburan ala Chiara Ferragni
5 Kolaborasi paling ikonis di fashion
Fashion show Altuzarra pindah ke Paris Fashion Week