7 Tips mudik lebaran ramah lingkungan

7 Tips mudik lebaran ramah lingkungan

167

Menjelang Idul Fitri, mudik ke kampung halaman tentu menjadi tradisi yang tak terpisahkan. Namun, pernahkah Anda berpikir seberapa tinggi kadar polusi yang muncul saat jutaan kendaraan bermotor turun ke jalan?

Untungnya, merayakan mudik dengan cara go green pun bukan hal yang mustahil. Ini dia 7 tips dari Cosmo untuk perjalanan mudik yang lebih ramah lingkungan. Tak hanya untuk mudik Idul Fitri, tips berikut ini juga bisa diterapkan untuk perjalanan apa saja!

1. Gunakan transportasi umum

Dengan alasan kepraktisan, memang banyak orang masih memilih memakai kendaraan pribadi untuk mudik. Tapi, menggunakan transportasi umum adalah pilihan yang lebih bijak karena dapat membantu mengurangi polusi udara yang timbul dari emisi gas kendaraan bermotor.

Bila masih memungkinkan, mudik dengan transportasi umum seperti kereta api adalah pilihan yang jauh lebih ramah lingkungan.

2. Memeriksa kondisi kendaraan

Bila pada akhirnya kamu tetap harus mudik dengan kendaraan pribadi, yang setidaknya bisa kamu lakukan adalah memeriksa kondisi kendaraan tersebut.

Periksa filter udara mesin, sistem pengereman, dan pastikan tekanan angin pada ban kendaraan masih ideal agar menghemat bahan bakar. Dan mungkin ini saat yang tepat untuk beralih ke mobil bermesin hybrid yang lebih ramah lingkungan dan irit bahan bakar.

3. Rencanakan rute dan muatan

Coba susun rencana mengenai rute yang akan diambil dan waktu yang diperlukan. Pilih jalan yang relatif mudah ditempuh karena menginjak rem dan gas secara agresif akan menghabiskan BBM dengan cepat.

Bawa barang seperlunya saja karena semakin berat bawaanmu, mobil kamu juga akan lebih boros bahan bakar.

4. Berhenti untuk istirahat

Jangan lupa untuk beristirahat sejenak sepanjang perjalanan. Tidak hanya kamu yang harus tetap segar dan fokus, begitupun dengan mesin mobil yang kamu kendarai. Bila terjebak macet panjang, matikan saja mesin kendaraan sejenak untuk menghemat bahan bakar.

5. Pilih tempat parkir yang sejuk

Hindari memarkir kendaraan di tempat yang terpapar sinar matahari langsung karena dapat membuat BBM dalam tangki kendaraan kamu cepat menguap. Bila tak ada tempat parkir dengan atap yang tersedia, pilihlah tempat parkir yang terlindungi pepohonan. The trees are indeed your friend.

6. Mengurangi sampah plastik

Dibanding membeli botol minum dalam kemasan, bawalah minuman dari rumah dalam tumbler yang bisa dipakai ulang. Demikian juga bila kamu membawa snack untuk teman perjalanan, gunakan wadah ramah lingkungan untuk mengurangi timbunan sampah plastik.

Penggunaan plastik seperti Polyethylene, PVC, Styrofoam, dan polycarbonate tak hanya berakibat buruk pada lingkungan tapi juga kesehatan kita karena bersifat karsinogenik.

7. Buang sampah pada tempatnya

Membuang sampah dari jendela mobil atau meletakkannya sembarangan di dalam kendaraan umum is a big no. Jika belum menemukan tempat sampah, simpan dan bawa dulu sampah tersebut bersama Anda. After all, kebersihan adalah sebagian dari iman, bukan? (Image: Jozef PolcĀ©123RF.com)

Sumber Cosmopolitan Indonesia

Share it