Acha Septriasa dan Lamaran

Acha Septriasa dan Lamaran

356

Wanita berzodiak Virgo ini datang dengan penuh senyum ke studio Cosmopolitan FM beberapa waktu lalu untuk bicara mengenai ‘Lamaran‘.

Lamaran adalah film ke-15 Acha Septriasa dan film full komedi pertamanya. Film ini mengangkat kisah mengenai seorang pengacara muda ambisius asal Batak yang memiliki klien untuk kasus korupsi kelas kakap yang melibatkan seorang bos mafia.

Dalam film ini Acha berperan sebagai Tiar, pengacara muda tersebut. Aktor lain yang turut andil dalam film ini adalah, Arie Kriting, Sacha Stevenson, Cok Simbara, Dwi Sasono, Tora Sudiro, Wieke Widowati, Project Pop, Mongol, dan Reza Nangin yang bersama Acha datang ke Cosmo. Kedatangan mereka disambut oleh Imam Wibowo dan Nico Oliver.

Bagi Acha yang berdarah Padang, tantangan dalam film ini adalah masalah dialek. Namun bagi Reza yang asal Manado, dialek Sunda untuk karakter Aan bisa diatasi karena lingkungannya yang banyak dipenuhi orang Sunda.

Selain itu, Acha mengaku untuk film ini dia harus melepaskan ‘urat-urat malunya’. “Ya udah deh nggak usah jaim lagi. Aku bener-bener ngerasa film ini totally different,” jelas Acha. Sementara Reza merasa, “yang paling susah adalah nahan ketawa.”

Lepas dari itu semua, perbincangan seru mereka beralih ke topik zodiak. Saat Imam menanyakan seberapa percayakah dengan horoskop, Acha langsung ‘Aku percaya, aku percaya,”. Alasannya, “Gue termasuk orang yang suka baca dari kecil. Terus mungkin jadi kaya terstereotip aja. Gue mikirnya orang itu ada karakter-karakternya dan setiap tanggal atau bulan tertentu mereka pasti punya sikap yang sama. Dan ternyata entah itu sugesti atau tidak, itu bener aja gitu. Gue pernah kenal sama orang banyak dan gue udah kaya menelusuri gitu, dan rata-rata semua benar,” imbuhnya.

Saat penayangan premier film ini beberapa waktu lalu, dari kacamata Acha film ini impact-nya terasa benar ke penonton. “Pada saat premier kemarin, gue nggak nyangka dari 95 menit waktu film itu, penonton seperti nggak ‘dikasih nafas’ buat tenang sedikit, dan memang semuanya ketawa. Bahkan di adegan yang romance dan sedihnya itu malah ketawa,” bangga Acha. Film Lamaran mulai tayang sejak 15 Juli 2015. Hingga saat ini Cosmoners masih bisa menikmati kelucuan film ini.

Dan sebelum berlalu ke kegiatan selanjutnya, Acha berkeinginan, “Kita pengin film Indonesia maju. Dan kita ke sini datang sendiri lho untuk mempromosikan, karena kita yakin film ini beda dan lo boleh balikin duitnya kalo lo nggak suka, mention ke Twitter gue,” tegas Acha mempromosikan film terbarunya. [teks @bartno | foto @ryanstones]