Banyak kejutan di konser ‘Menanti Arah’ Glenn Fredly

Banyak kejutan di konser ‘Menanti Arah’ Glenn Fredly

561

Tidak ada yang perlu diraguin lagi, jika penyanyi papan atas, seperti Glenn Fredly menggelar konser. Tak hanya, akan dibuai dengan suara merdunya saja, namun soal aksi dan konsep panggung pun menjadi hal menarik dari konsernya.

Yap, itu semua sudah terbukti lewat pergelaran konser tunggalnya, bertajuk “Menanti Arah” yang digelar di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu 17 Oktober 2015, kemarin.

Konser “Menanti Arah” diselenggarakan sebagai wujud perayaan 20 tahun kiprah Glenn di industri musik tanah air. Sebagai apresiasi atas prestasinya sendiri, penyanyi asal Ambon ini pun banyak menghadirkan kejutan dikonsernya, yang sukses menghibur puluhan ribu penonton yang memadati Istora Senayan.

Pertama, konser dibuka dengan lagu Indonesia Raya, serta VT yang menggambarkan para musisi di tahun ’90an. Dan, tak lama Glenn muncul dengan mengendarai sepeda mengelilingi panggung.

Sepeda berwarna merah tersebut, diibaratkan simbol, jika seorang Glenn Fredly tumbuh di era ’90an. dan musikalitasnya banyak dipengaruhi oleh genre musik pada masa itu.

Konser Glenn Fredly "Menanti Arah"
Konser Glenn Fredly “Menanti Arah”

Mengenakan blazer berwarna merah, serta celana bermotif batik. Glenn menyanyikan lagu “You’re My Everything” sebagai hiburan pertama di konsernya.

Selain cara unik Glenn menyapa penontonnya, konser “Menanti Arah” juga memiliki panggung yang dibuat melingkar (360′ center stage), serta efek lampu dan audio visual yang belum pernah dilakukan pada konser-konser sebelumnya.

Bentuk panggung ini memudahkan Glenn menyapa seluruh penonton dari segala arah, dengan jelas. Dan, dipastikan juga konsep panggung unik milik konser Glenn ini kali pertama ada di Indonesia lho. Salut!

“Dengan panggung bulat seperti ini, saya bisa melihat ke segala arah dan ini sesuai dengan konsep “Menanti Arah”. Artinya, saya harus melihat semua sisi sebelum menentukan akan kemana saya melangkah ke depannya,” jelas Glenn saat jumpa pers usai konser berlangsung.

Sekitar 20 lagu dibawakan Glenn dalam konser. Dari album pertama, sampai yang terakhir dilantunkan dengan indah dan sempurna.  Dan, lagu “Kasih Putih” pun menjadi penutup konser, yang dibalut dengan suasana haru dan romantis.

20 tahun berkarya, mantan suami Dewi Sandra ini mengungkapkan, jika kondisi saat ini relevan dengan konsep konser “Menanti Arah”.

“Berkarya mempengaruhi sebuah era ataupun generasi. Saya percaya bahwa semua orang memiliki cerita dan pemikiran masing-masing. Namun, saat ini saya melihat bahwa kemajemukan masih dipertanyakan dan keinginan untuk sama-sama maju justru dipertanyakan,” tutup musisi kelahiran Ambon, 30 September 1975 ini. [foto @bartno/dok, Dyandra Promosindo ]