Benarkah diet golongan darah bikin Anda kurus?

Benarkah diet golongan darah bikin Anda kurus?

194

Sedang mencoba diet sesuai golongan darah tetapi berat badan tidak kunjung turun? Well, tidak heran kalau itu terjadi. Karena menurut penelitian terbaru, teori di balik diet golongan darah tidaklah valid. Hal tersebut diungkapkan oleh para peneliti dari Kanada.

Penulis senior penelitian tersebut, Dr. Ahmed El-Sohemy, Associate Professor di University of Toronto mengungkapkan kalau timnya tidak dapat menemukan bukti yang mendukung teori diet golongan darah. Tahun lalu, American Journal of Clinical Nutrition juga mengungkapkan hal yang sama.

Sebuah tinjauan komprehensif yang mereka publikasikan mengatakan kalau mereka tidak menemukan bukti untuk mendukung diet golongan darah dan meminta studi ilmiah yang dirancang dengan baik untuk menemukannya.

Diet golongan darah aka Eat Right 4 Your Type mulai populer sejak tahun 90an berkat buku Eat Right 4 Your Type karya Peter D’Adamo. Menurut diet tersebut Anda harus mengonsumsi berbagai jenis makanan berdasarkan golongan darah, seperti:

Jika Anda, katakanlah punya golongan darah A, Anda harus mengonsumsi nutrisi vegetarian. Sementara mereka yang tipe O harus makan sebanyak mungkin protein berbasis daging. Kalau tipe B boleh lebih bervariasi, sedangkan tipe AB boleh mengonsumsi apa yang diperbolehkan di tipe A dan tipe B.

Tidak hanya soal makanan yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi, diet tersebut juga punya rekomendasi olahraga serta mengungkapkan beberapa jenis penyakit yang lebih berisiko di golongan darah tertentu.

Sebenarnya, secara garis besar diet golongan darah merekomendasikan untuk mengonsumsi lebih banyak sayuran, buah, dan sumber protein yang lean. Dan tentu saja ini baik untuk semua orang, terlepas dari golongan darah yang dimiliki.

Jadi Anda mungkin masih merasa lebih fit saat mengikuti diet ini, tetapi ini sebenarnya tidak ada hubungannya dengan golongan darah. Kalau memang ingin mengikuti diet ini, Cosmo sarankan untuk lebih waspada.

Karena diet ini hanya mempertimbangkan satu faktor, yaitu golongan darah, dan cenderung tidak mempertimbangkan kondisi kesehatan seseorang secara keseluruhan. Tidak ada salahnya pula untuk berkonsultasi dengan ahli gizi, lho! (Hana Devarianti/SW/Image: outnow.ch)

Source: Cosmopolitan Indonesia

Cosmoners, yuk terus dengerin Cosmopolitan FM di 90.4 FM, atau bisa melalui streaming di sini!