Film Badoet, film horor baru bergaya Hollywood

Film Badoet, film horor baru bergaya Hollywood

742

Perfilman Indonesia akan semakin marak dengan hadirnya satu film horor baru berjudul Badoet.

Film horor yang akan datang ini, sudah mampu merebut perhatian banyak pecinta film horor dalam dan luar negeri. Hal itu bisa terlihat dari trailernya yang telah memiliki view lebih dari 400 ribu penonton.

Film ini diperankan oleh para artis muda berbakat, seperti Marcel Chandrawinata, Ratu Felisha, Daniel Topan, Ronny P. Tjandra, Aurelie Moeremans, Christoffer Nelwan, dan Tiara Westlake, akan bisa disaksikan di seluruh bioskop Indonesia pada 12 November mendatang.

“Badoet adalah film horor yang isinya juga ada friendship, dan unsur dramanya juga,” kata Daniel Topan, aktor, ide cerita, penulis, serta produser film ini saat datang di studio Cosmopolitan 90.4FM dalam program Happy Hour bersama Imam Wibowo dan Cisca Becker, belum lama ini.

Proses produksi film Badoet memakan waktu 1 tahun untuk Daniel dan juga Awi Suryadi sebagai sutradara film ini.

It’s took a year for me to created Badoet and tooks 6-7 months for me to selected the cast. Jadi, benar-benar mateng banget di belakang layar, pas syuting tuh cepat cuma 15 hari,” papar Daniel. “Makeup badutnya kita import dari Amerika, soundtrack-nya juga dari Amerika. Bisa dikatkaan film Badoet ini background-nya Indonesia, tapi style-nya Hollywood.”

“Film Badoet tidak seperti film horor pada umumnya. Pertama, dari ceritanya yang dikemas menarik dan segila mungkin di akhir ceritanya. Kedua, artis-artis yang memainkan film ini semua terkenal, dan film horor ini bukan film horor porno seperti film horor pada umumnya, di sini tidak ada adegan-adegan aneh itu, dan yang terakhir, perannya semua di sini rata, tidak ada peran utama, tidak ada peran pembantu, semua peran utama,” jelas Daniel lagi.

Film Badoet bercerita tentang 3 pemuda penghuni rusun yang memutuskan untuk menyelidiki anak-anak yang meninggal secara misterius. Mereka adalah Donald, mahasiswa penggemar sepakbola yang cerdas namun temperamental. Farel, sepupu Donald yang culun tapi baik hati. Serta Kayla, teman kuliah Donald yang tomboi dan ceplas-ceplos.

Ketiganya bersebelahan dengan Raisa, seorang single mother dari Vino yang lucu dan menggemaskan. Sosok di balik kematian ini mulai terungkap setelah mereka menemukan puluhan kertas berisi gambar badut misterius di kamar ketiga anak yang telah meninggal.

Setelah Vino mulai terobsesi menggambar sosok badut yang sama, sadarlah Donald, Farel, dan Kayla, bahwa bocah delapan tahun itu kini juga berada di bawah incaran sang badut. Setelah meminta bantuan dari mantan seteru Donald di media sosial, seorang gadis indigo bernama Nikki, mereka pun berusaha menghindarkan Vino dari bahaya. Bersamaan dengan mulainya usaha mereka, teror datang bertubi-tubi.

Dan seiring dengan memuncaknya kengerian, Donald dan kawan–kawan tersadar, kekuatan jahat yang mereka hadapi bukanlah sembarang kekuatan. Dia datang dari kegelapan terdalam, dipenuhi oleh kekejian, dan tidak akan ragu untuk mencabut nyawa mereka yang berusaha menghentikannya. Penasaran kisah selengkapnya? Malam Jumat pekan depan adalah tanggal mainnya! [teks Jane Gunawan | foto youtube]