Holiday expectation and stress

Holiday expectation and stress

153

Menjelang akhir tahun, liburan merupakan waktu yang paling ditunggu-tunggu. Apalagi jika memiliki aktivitas sehari-hari yang super padat dan sibuk. Rangkaian kegiatan seperti beristirahat dan suasana rileks menyenangkan yang tidak bisa dilakukan sehari-hari, menjadi ekspektasi saat liburan tiba.

Namun, tak jarang pula liburan menjadi mimpi buruk bagi sebagian kita. Segala kesibukan dalam mempersiapkan liburan, titipan oleh-oleh dari kerabat serta biaya cukup membuat pusing kepala.

Dalam Life Balance kbersama Imam Wibowo dan Claudia Lengkey dengan sang expertRosdiana Setyaningrum membahas tentang holiday expectation and stress.

Menurut Rosdiana, yang membuat liburan terasa menyeramkan adalah ekspektasi, baik dari orang sekitar yang ikut liburan bersama kita maupun diri sendiri. Rosdiana juga membagikan tips supaya kita bisa mengurangi stress menjelang liburan

Siapkan mental. Liburan pada akhir tahun, semua harga akomodasi menjadi sangat mahal karena sudah memasuki high season. Jika memang ingin berlibur pada bulan-bulan ini, siapkan mental untuk mengeluarkan budget yang lebih besar dibandingkan dengan hari lainnya.

Cari kesenangan bersama. Saat liburan bersama, cari tempat yang disenangi bersama. Jadi tidak ada yang merasa mengorbankan diri, sehingga liburan terasa jadi lebih menyenangkan. Cari tempat yang bisa dinikmati bersama, jadi ada tempat yang disukai oleh anak-anak, pasangan dan diri kita sendiri.

Matangkan rencana dari jauh hari. Persiapan yang matang membuat kita tidak kewalahan menjelang liburan. Memesan tiket dari jauh hari juga bisa mengurangi pengeluaran.

Buat schedule untuk berlibur dengan teman atau pasangan. Liburan bersama dengan keluarga memang sangat penting. Namun, liburan dengan teman-teman dengan hobi yang sama atau liburan bersama pasangan juga tidak kalah penting, Cosmoners. Liburan bersama teman-teman bisa menjalin hubungan pertemanan yang lebih baik, dan liburan bersama pasangan tentunya dapat meningkatkan romantisme diantara kita dengan pasangan.

Manage expectation. Hal ini merupakan yang terpenting. Saat hendak berlibur, terutama berlibur dengan banyak orang, komunikasikan segala persiapan dengan baik. Sehingga tidak ada yang merasa tidak terpenuhi keinginannya. Jika mengajak anak-anak, beritahukan jadwal liburan secara tersusun sehingga mereka juga bisa belajar untuk me-manage ekspektasi mereka saat liburan nanti. Misalnya memberi tahu budget untuk belanja saat berlibur.

[teks Angelita Christy, Cosmoners dari Universitas Multimedia Nusantarafoto gettyimages]

Baca juga:
Pemeran film Mulan telah diumumkan!
10 Ide untuk perayaan Hari Ibu!
Varian baru primer The Porefessional dari Benefit