Lucky Brides: Akhirnya cinta kita menyatu

Lucky Brides: Akhirnya cinta kita menyatu

380

Hallo Cosmoners! Saya Gia, saya akan menceritakan cerita cinta saya. Pada saat itu, saat saya masih menjadi pelajar kelas 2 sekolah menengah atas salah satu sekolah swasta di Jakarta Selatan. Saya mengikuti sebuah ekskul perkusi yang memang adalah hobby saya. Dan tak saya sangka-sangka justru hobby saya ini yang mempertemukan saya dengan Yudish, laki-laki yang akan menjadi pasangan hidup saya nantinya.

Di awal mula pertemuan, Yudish sebenarnya sudah memperlihatkan perhatian lebih ke saya, akan tetapi saat itu saya tidak menganggap ini serius dan bersikap cuek menanggapi telfon, sms, ataupun roti frenchtoast yang dia buatkan spesial sebelum kita latihan perkusi. Mungkin memang pada saat itu saya tidak ingin berpacaran. Di luar kecuekan dan sifat denial saya itu sebenarnya saya suka ngobrol sama dia. Karena wawasan dia yang luas.

Life goes on, akhirnya setelah dicuekin, dia pacaran sama teman seangkatan saya di sekolah dan saya pun berpacaran dengan kakak kelas saat itu. Akan tetapi kita masih suka chatting sesekali dan kadang sampai lupa waktu tidur, we talked about life, non-sense things and our common interest.

2 tahun kemudian saat saya single dan dia ternyata putus dengan pacarnya. Dont know why, out of nowhere, we start to saying hi each other again. From constant chatting to text message, to calling each other everyday and from movie to movies. But you can’t hurry love, awalnya saya takut karena dia yang baru saja putus membuat saya merasa ini hanya sebuah pelarian.

Sampai suatu ketika saya iseng bermain games dare bersama teman-teman SMA, yaitu merubah status facebook dari single menjadi in a relationship. Dari games yang hanya iseng ini justru memperlihatkan bagaimana keseriusan Yudish mendekati saya kembali. Akhirnya saya memepercayakan hati kecil untuk memberikan kesempatan dan melupakan omongan orang.

Turns out, keputusan yang diambil 6 tahun lalu itu menjadi keputusan terbaik yang tidak pernah saya sesali, Kami bertahan untuk pacaran selama 6 tahun tanpa putus nyambung sampai pada akhirnya Yudish menyatakan keseriusannya dan meminta izin ke kedua orangtua saya secara diam-diam.

Dan pada Tanggal 21 Februari kemarin menjadi moment tak terlupakan buat saya karena dia melamar saya di tengah pegunungan karet di Bandung, saat band dia masih di atas panggung, dia mengatakan pertanyaan cheesy itu di depan seluruh penonton yang ada. Dan dengan perasaan yang campur aduk saya menjawab “iyes..” 😀 Sekarang kami sedang mempersiapkan pernikahan di Oktober mendatang. So, wish us luck Cosmoners! Lotsa love, Gia…[foto wallpaper-kid.com]

Gianisa Dara Ayunda

Catatan redaksi:
90.4 Cosmopolitan FM mengadakan program Echanteur 13 Lucky Brides. Ini sebagai program puncak kemeriahan ulang tahun Cosmopolitan FM ke 13, yang akan memilih 13 calon pengantin yang beruntung.

Mereka akan mendapatkan hadiah spesial berupa wedding singer, honeymoon trip package, MC dari penyiar-penyiar Cosmopolitan FM, dan photo booth corner sebagai merchandise.

Untuk memperoleh hadiah itu, calon pengantin hanya membagi cerita cintanya. Cerita yang paling menarik akan masuk finalis. Pengumuman pemenangnya dibacakan pada 8 Mei 2015 di program Happy Hour Special.

Semua cerita dari finalis akan ditayangkan secara berseri setiap hari hingga 7 Mei 2015 di cosmopolitanfm.com.

Lucky Brides