Lucky Brides: Dia yang kerap berusaha

Lucky Brides: Dia yang kerap berusaha

481

There you go! Pertemuan saya dengan pacar saya, Kautsar, berawal dari sebuah perjodohan sederhana. Saya yang baru saja putus setelah 3 tahun pacaran seringkali mendapat tawaran dari sahabat-sahabat terdekat untuk dijodohkan dengan teman-teman mereka. Ternyata, Kautsar yang kebetulan sudah single selama 5 tahun juga sibuk dengan tawaran-tawaran serupa. Namun entah mengapa, setelah melalui tawaran untuk kesekian kalinya, kami akhirnya sepakat untuk bertemu.

Malam itu, saya dan Kautsar bertemu di sebuah restoran di bilangan Senayan. Pertemuan tersebut terasa cukup menyenangkan dan tak membosankan. Setibanya di rumah, Kautsar-pun ternyata mengirimkan sebuah pesan dan mulai membuka obrolan. Di situlah kedekatan kami pun dimulai.

Selama proses PDKT, saya selalu berusaha untuk menjaga jarak dengannya. Saya selalu menghindar ketika diajak jalan, menolak untuk diantar pulang, dan bahkan secara terang-terangan melarangnya untuk berusaha menjadi pacar saya. I was giving him a lot of hard time, but thank God, he did not stop to try and impress me. Hingga akhirnya, ketika saya sudah kehabisan alasan untuk membuatnya menjauh, saya justru mulai merasa nyaman dengannya.

Saya tersadar, bahwa pria ini memiliki daya tarik yang berbeda. Saya kemudian mengingat kembali… Sebelum akhirnya dipertemukan dengan Kautsar, saya pernah meminta tiga hal kepada Tuhan. Saya ingin seseorang yang rajin beribadah, memiliki rencana masa depan yang baik, dan hidup mandiri tanpa ketergantungan orangtuanya. It was such a surprise, bahwa ini adalah jawaban Tuhan kepada saya, hingga kemudian saya mengubah doa tersebut menjadi, “God, I want nobody but him!

Kautsar yang merasa dirinya tak lagi memiliki harapan untuk menjadi pacar saya justru terkejut, ketika saya yang berbalik memintanya untuk meresmikan hubungan ini. Proses pacaran kami pun berjalan lancar, melalui tahapan yang amatlah singkat. Meski baru pacaran selama 3 bulan, untuk pertama kalinya saya membawa pria ini ke dalam rumah untuk diperkenalkan sebagai ‘calon suami’ kepada keluarga.

Meskipun awalnya Kautsar tidak diterima dengan mudah, kami berdua tak pernah berhenti mencoba mendapat restu orangtua saya. Entah apa yang telah dilakukan, namun Kautsar akhirnya berhasil mencuri perhatian. Ia diundang ke rumah untuk diwawancara selama beberapa jam, hingga akhirnya dia nekat meminta izin untuk menikahi saya.

Hasilnya? Tak sia-sia. Lamarannya mendapat sambutan hangat dari mereka, “Kamu boleh menikahi anak saya!” Proposal, approved! Akhirnya, meskipun usia pacaran baru berusia 6 bulan, kami akhirnya memberanikan diri untuk menikah pada Oktober tahun ini. Meski sudah mengetahui bahwa saya bersedia untuk menjadi istrinya, Kautsar-pun tetap saja secara resmi melamar saya di depan sahabat-sahabat terdekat kami, di hari ulang tahun saya. It wasn’t a romantic proposal, but definitely a moment we will never forget. Six months is a real short, but there could be a lot of thing happens in just a few months. So, wish us luck with many more surprises ahead! – Fin – [foto pages.rediff.com]

Salsabila Maharani

Catatan redaksi:
90.4 Cosmopolitan FM mengadakan program Echanteur 13 Lucky Brides. Ini sebagai program puncak kemeriahan ulang tahun Cosmopolitan FM ke 13, yang akan memilih 13 calon pengantin yang beruntung.

Mereka akan mendapatkan hadiah spesial berupa wedding singer, honeymoon trip package, MC dari penyiar-penyiar Cosmopolitan FM, dan photo booth corner sebagai merchandise.

Untuk memperoleh hadiah itu, calon pengantin hanya membagi cerita cintanya. Cerita yang paling menarik akan masuk finalis. Pengumuman pemenangnya dibacakan pada 8 Mei 2015 di program Happy Hour Special.

Semua cerita dari finalis akan ditayangkan secara berseri setiap hari hingga 7 Mei 2015 di cosmopolitanfm.com.

Lucky Brides