Lucky Brides: Ternyata dia hanya berjarak 10 langkah

Lucky Brides: Ternyata dia hanya berjarak 10 langkah

312

Jarak kami hanya 10 langkah. Bukan 5 langkah seperti di lagu dangdut. Jarak 10 langkah itulah yang memisahkan antara rumahnya dan rumah om saya. Mereka bertetangga selama belasan tahun sebelumnya hingga awal November tahun lalu kami “dengan sengaja” dipertemukan.

Saat itu saya sempat ragu untuk memulai, jadi saya berdoa seperti yang sudah-sudah kalau memang dia jodoh saya yah mohon dimudahkan. Dan dua bulan setelah pertemuan itu, dia melamar saya. Kami dua tipe orang yang sebenarnya susah cocok dengan orang lain, apalagi urusan pendamping hidup. Kami sama-sama punya prinsip tidak mau pacaran atau berlama-lama dalam hubungan yang tidak jelas. Kami juga pernah sama-sama dikecewakan orang.

Jadi tidak ada satupun di antara kami yang membayangkan akan bertunangan dua bulan setelah sms pertamanya masuk ke HP saya. Menariknya, dia seperti orang yang saya bayangkan. Saya suka masak dan dia suka makan apa saja. Kita sama-sama suka film, punya kegiatan yang sama. Bersama dia, seolah seluruh keraguan dan ketakutan saya tidak punya arti dan segala sesuatunya mengalir dengan sederhana. Tidak ada pertemuan yang menarik, tidak ada acara “katakan cinta” dan cincin yang saya pakai setelah tunanganpun kami beli di toko mainan.

Tapi bagi saya, saat dia datang bersama keluarga besarnya untuk bertemu kelurga besar saya dan melamar saya hanya dalam jangka 2 bulan setelah kami saling kenal, itu lebih besar maknanya. Banyak yang mungkin bertanya-tanya, bagaimana saya bisa begitu yakin dengan dia. Bagaimana mungkin saya bisa mengenal keluarganya dalam waktu sesingkat itu. Bagiamana mungkin keluarga saya bisa sangat yakin menerima dia. Atau bagaimana mungkin kami hanya terpisah jarak 10 langkah selama bertahun-tahun dan sama sekali tidak pernah bertemu. Atau bagaiamana bisa saya merasa saya sudah mengenal orang ini selama bertahun-tahun?

Mungkin jawabannya adalah jarak 10 langkah itu sepertinya sudah jatuh tempo dan kami memang harus bertemu November lalu. Sekarang saya menghitung hari. Karena di usia saya yang ke 26 + 1 hari nanti kehidupan baru dimulai. Jarak 10 langkah itu tidak lagi berlaku.

Sinta Anggoro Utari

Catatan redaksi:
90.4 Cosmopolitan FM mengadakan program Echanteur 13 Lucky Brides. Ini sebagai program puncak kemeriahan ulang tahun Cosmopolitan FM ke 13, yang akan memilih 13 calon pengantin yang beruntung.

Mereka akan mendapatkan hadiah spesial berupa wedding singer, honeymoon trip package, MC dari penyiar-penyiar Cosmopolitan FM, dan photo booth corner sebagai merchandise.

Untuk memperoleh hadiah itu, calon pengantin hanya membagi cerita cintanya. Cerita yang paling menarik akan masuk finalis. Pengumuman pemenangnya dibacakan pada 8 Mei 2015 di program Happy Hour Special.

Semua cerita dari finalis akan ditayangkan secara berseri setiap hari hingga 7 Mei 2015 di cosmopolitanfm.com.

Lucky Brides