Melatih perkembangan bahasa anak

Melatih perkembangan bahasa anak

498

Mungkin beberapa dari Cosmoners yang sudah memiliki anak, seringkali mengalami kesulitan dalam memahami bahasa anak atau mengajar anak dalam berbicara dan berbahasa.

Life Balance bersama Imam Wibowo dan Ivy Batuta dengan sang expert Rosdiana Setyaningrum, membahas tentang perkembangan bahasa anak. Kita simak yuk, Cosmoners!

Mungkin beberapa dari Cosmoners yang sudah memiliki anak, seringkali mengalami kesulitan dalam memahami bahasa anak atau mengajar dalam berbicara dan berbahasa.

Setiap manusia memiliki otak kanan dan kiri yang memiliki fungsi dan dapat mendominasi beberapa hal dalam hidup. Otak kiri dikatakan dapat mendominasi nalar dan kanan mendominasi emosi.

Kebanyakan perempuan lebih menggunakan emosi dalam mengajarkan anak. Sehingga laki-laki lebih mendominasi dalam mengajarkan anak berbahasa yang baik dan benar.

Umumnya, anak di usia ke-3, paling tidak sudah dapat menyambung dua kata seperti “Aku mau.

Anak di umur ke-4 sudah dapat berkomunikasi, tetapi dengan kata-kata yang sederhana. Maka dari itu perlu diperhatikan tahapan perkembangan bahasa anak, karena jika anak berbicara tidak sesuai umurnya, perkembangan psikologisnya dapat terganggu.

Selain orang tua, orang-orang di sekitar seperti baby sitter yang dapat membantu perkembangan bahasa anak. Salah satu tanda anak mengalami kendala telat berbicara adalah karena anak tersebut meniru perkataan orang di sekitarnya, yang pada dasarnya anak tersebut tidak mengerti arti dari perkataan tersebut.

Gunakanlah pengertian dan penjelasan yang logis sesuai dengan arti yang sebenarnya, agar anak mengerti semua hal memiliki konsep.

Cosmoners, yuk terus dengarkan Cosmopolitan FM di 90.4 FM, atau bisa melalui streaming di sini!

[teks Angela Wahyudi | foto workingmother.com]

Baca juga:
Music Box bersama Once Mekel
Menjadi orang tua yang tidak pilih kasih
7 Cara menggemukkan badan