Membangun keunikan rasa Eskimomo

Membangun keunikan rasa Eskimomo

275

Di Diary Dave bersama Dave Hendrik kali ini kedatangan Primo Rizky dan Gupta Sitorus yang merupakan pemilik dari Eskimomo.

Berawal dari tahun 2013 yang awalnya tak ada niatan untuk membuat bisnis, nsmun mereka suka bereksperimen di dapur dan kecintaan mereka pada dessert, hingga akhirnya mereka iseng mencoba membuat es krim sendiri.

Bermodal Rp. 250.00 untuk membeli mesin pembuat es krim dengan kapasitas 1 liter yang biasa untuk konsumsi rumahan, mereka mencoba membuat berbagai rasa es krim yang unik.

Hingga akhirnya mereka mencoba memberikan kepada teman-teman mereka, keisengan teman mereka dengan mem-posting “Dijual Es Krim” membuat mereka akhirnya mencoba mengawalinya menjadi bisnis es krim.

Eskimomo sendiri memiliki kepanjangan yaitu Es Krimnya Primo. Mereka menyadari saat melihat kamus, Eskimomo memiliki arti something cute atau something fun.

Bagaimana mereka membagi waktu untuk berbisnis, padahalmereka masih bekerja di suatu perusahaan, mereka pernah mencoba untuk fokus di retail. Namun akhirnya itu hanya memakan waktu dan membuat mereka stress, sakit atau makin gemuk.

Akhirnya mereka memilih untuk mengerjakan sesuatu yang membuat mereka senang tetapi mereka tetap bisa berkreasi, sampai akhirnya mereka memilih suplai ke beberapa restoran saja. Itu lebih efektif karena tak terlalu memakan waktu di tengah kesibukan mereka.

Dari awal, tujuan Eskimomo sendiri adalah membuat orang lain bahagia. Mood bahagia saat mengerjakannya akan mempengaruhi hasilnya, seperti saat pembuatan es krim saat mood mereka tidak bagus hasilnya tidak akan enak.

Yang membedakan Eskimomo dari brand yang lainnya adalah es krim yang rasa-rasanya eksploratif, karena mereka memasukan berbagai macam kemungkinan rasa yang dijadikan es krim, salah satu contohnya adalah nasi uduk ice cream.

Di setiap restoran yang Eskimomo suplai memiliki rasa yang tidak semua sama, satu rasa ice cream di restoran yang satu belum tentu memiliki rasa yang sama di restoran lainnya. Rasa dari Eskimomo sendiri mencoba mengikuti tema dari restoran yang akan mereka suplai.

Yang menjadi tantangan terbesar mereka selama berbisnis adalah konsistensi dalam suatu bisnis dan mengeksplor rasa-rasa baru.

Cosmoners, yuk terus dengerin Cosmopolitan FM di 90.4 FM, atau bisa melalui streaming di sini! [teks Hardianti Budhi]

Baca juga:
Perayaan Lunar New Year dari Michael Kors
Romansa Emma Stone dan Ryan Gosling dalam “La La Land’
Hailey Baldwin, Wajah baru untuk Guess Spring Collection 2017