Menanggapi pertanyaan “Kapan Nikah?”

Menanggapi pertanyaan “Kapan Nikah?”

418

Life Balance bersama Imam Wibowo dan Cisca Becker dengan sang expert Rosdiana Setyaningrum membahas tentang lelahnya dengan pertanyaan “Kapan Nikah?” 

Bagi para wanita modern yang masih lajang dan sudah berusia matang, pasti sering mendapat pertanyaan dari orang sekitar tentang “Kapan Nikah?”. Bagi beberapa wanita, hal tersebut cukup mengganggu dikarenakan beberapa diantaranya mungkin lebih mementingkan karier terlebih dahulu.

Menurut penelitian di Amerika sekitar 5-10 tahun yang lalur, rata-rata wanita sudah mulai menikah di umur 30. Namun sekarang, usia menikah mulai di umur yang muda. Di Indonesia, tren menikah di usia dini mulai muncul kembali, sebabnya banyak anak sekolah dengan cepat menyelesaikan pendidikannya.

Biasanya, setelah menyelesaikan pendidikan, wanita mulai bekerja hingga 1-2 tahun kemudian menikah.

Di usia sekitar 20-an awal, adalah fase dimana wanita sedang ingin-inginnya menikah. Melewati umur 20an, keinginan untuk menikah semakin berkurang karena mulai nyaman dengan aktivitasnya saat bekerja atau berkarier.

Biasanya, jika seseorang terlalu lama sendiri, dia akan terbiasa mandiri dan makin merasa nyaman. Terlalu sibuk dengan lingkungan sekitar, hingga akhirnya lupa mengurus kebutuhan diri sendiri.

Menanggapi pertanyaan orang sekitar mengenai “Kapan Nikah?” dengan orang tua, bicarakanlah baik-baik dengan orang tua bahwa untuk bersabar karena mencari pasangan seumur hidup tidaklah mudah. Berikan pengertian untuk orang tua atau mintalah bantuan misalnya kepada om atau tante untuk membantu berbicara kepada orangtua kita.

Segala sesuatu hanya kita yang tahu yang terbaik untuk kita, jalani saja kehidupan kita. Asalkan kita mengetahui segala sesuatu sudah ada porsi dan waktunya masing-masing.

Cosmoners, yuk terus dengarkan Cosmopolitan FM di 90.4 FM, atau bisa melalui streaming di sini!

[teks Angela Wahyudi | foto life.viva.co.id]

Baca juga:
Museum untuk mengenang Carrie Fisher dan Debbie Reynolds
Single terbaru Aliza Putri, “Jealous”
Humour is the key to success at work