Nicki Minaj memecahkan rekor Billboard Aretha Franklin

Nicki Minaj memecahkan rekor Billboard Aretha Franklin

127

Dengan merilis tiga lagu baru, Nicki Minaj mencetak sejarah sebagai penyanyi wanita dengan lagu terbanyak yang pernah memasuki chart Billboard Hot 100.

Ketiga lagu yang baru dirilis tanggal 10 Maret lalu sedang menduduki angka 14 (No Frauds feat Drake & Lil Wayne), 61 (Regret in Your Tears), dan 71 (Changed It feat Lil Wayne) dalam chart tersebut.

Jika ditotal, lagu-lagu pelantun Starships ini yang pernah memasuki chart Billboard Hot 100 adalah sebanyak 76. And that’s the winning number!

Pencapaian ini menjadikan rapper tersebut nomor 9 dalam top 10 penyanyi dengan catatan lagu terbanyak sepanjang masa. Yang ketiga adalah Lil Wayne, kedua adalah king of rock and roll, Elvis Presley, dan yang pertama adalah Glee Cast dari acara televisi musikal, Glee.

Jika Anda belum tahu, chart ini merupakan alat ukur untuk penjualan (fisik dan digital), streaming, dan putaran radio terbanyak untuk sebuah lagu di Amerika Serikat. Saat ini, Ed Sheeran menduduki posisi nomor 1 dengan lagunya, Shape of You.

Sebelum Nicki, pemegang rekor ini adalah penyanyi legendaris, Aretha Franklin. Sang Queen of Soul ini berhasil meneroboskan 73 lagunya ke dalam chart bergengsi tersebut. Walaupun sudah dikalahkan, Aretha sempat mempertahankan mahkotanya selama 40 tahun, tepatnya dari tahun 1977. Wow!

Berikut daftar penyanyi wanita dengan catatan lagu terbanyak di Billboard Hot 100: (Sky Drupadi / VP / Image: Doc. Instagram @nickiminaj)

Nicki Minaj (76)
Aretha Franklin (73)
Taylor Swift (70)
Rihanna (58)
Madonna (57)
Dionne Warwick (56)
Beyonce (54)
Connie Francis (53)
Mariah Carey (48)
Brenda Lee (48)
Miley Cyrus (43)
Barbra Streisand (41)
Mary J. Blige (40)
Janet Jackson (40)
Diana Ross (40)

Source: Cosmopolitan

Cosmoners, yuk terus dengarkan Cosmopolitan FM di 90.4 FM, atau bisa melalui streaming di sini!

Baca juga:
Fitur terbaru dari Instagram: simpan Live Anda!
Tren gaya make up panggung runway musim semi
Beauty and the Beast mengungkit isu LGBT?