Pengetahuan mengenai tumbuh kembang si anak

Pengetahuan mengenai tumbuh kembang si anak

595

Perubahan merupakan suatu hal yang pasti dan sering terjadi di sekitar kita. Sebagai orang tua, tumbuh kembang anak menjadi hal yang tidak bisa luput dari pandangan kita.

Dalam tumbuh kembang anak, kita harus mengetahui dan memahami setiap tahap perkembangannya.

Bersama Imam Wibowo, Cisca Becker dan Rosdiana Setyaningrum dalam Life Balance membicarakan mengenai tumbuh kembang anak.

Tahapan perkembangan anak yang umumnya harus kita perhatikan adalah perkembangan motorik, perkembangan kognitif dan perkembangan bahasa meliputi komunikasi dan sosial.

Tumbuh kembang anak dalam perkembangan motorik, yang harus diingat adalah setiap anak memiliki keunikannya tersendiri. Contohnya, setiap anak belajar dan mulai bisa berjalan di waktu dan umur yang berbeda.

Perkembangan kognitif adalah perkembangan kemampuan dalam berpikir si anak. Perkembangan kognitif di saat dirinya sedang tumbuh berkembang, mereka sangat suka bergerak dan banyak mencoba banyak hal.

Perkembangan otak anak sebenarnya akan lebih baik jika si anak juga ada pergerakan, bukan hanya diam menulis, tetapi tetap harus menyeimbangkan dengan agar otak anak bisa seimbang.

Masih membahas perkembangan kognitif, di umur 0-2 tahun anak biasanya bersifat sensoris. Biasanya anak umur sekian lebih cenderung suka mencoba, seperti memasuki mainan ke mulut atau dicium.

Ketika anak berlari dan terjatuh, itu bisa menjadi salah satu cara agar anak berpikir bagaimana agar dia tak terjatuh atau menyembuhkan lukanya. Hal ini bisa menjadi pembelajaran sebab-akibat untuk si anak. Biasanya hal seperti ini dipelajari untuk anak umur Sekolah Dasar.

Dalam perkembangan bahasa, Jika anak mengalami speech delay atau keterlambatan bicara pada anak, anak sendiri baru mulai berbicara pada umur 1 tahun. Minimal dia bisa memanggil orang tuanya seperti mama atau papa.

Ketika umur 2 tahun, si anak normalnya bisa berbicara 50 kata. Anak bisa dikatakan speech delay jika umur 1 tahun 6 bulan si anak masih belum bisa berbicara sekata pun. Di umur 3 tahun biasanya anak sudah bisa menggabungkan 2 kata contohnya adalah ‘tidak mau’.

Jika anak mengalami speech delay, akan lebih baik jika si anak melakukan terapi. Orang tua harus terlibat di setiap perkembangan anak.

Cosmoners, yuk terus dengerin Cosmopolitan FM di 90.4 FM, atau bisa melalui streaming di sini!

[teks Hardianti Budhi | foto family.fimela.com]

Baca juga:
Selena Gomez & The Weeknd pacaran! Apa reaksi Bella?
Memperkenalkan, Chanel Gabrielle Bag
Apakah Kylie Jenner mengundurkan diri dari app-nya?