Pentingnya kegiatan ekstrakurikuler untuk tumbuh kembang anak

Pentingnya kegiatan ekstrakurikuler untuk tumbuh kembang anak

65

Selain pendidikan formal, perkembangan anak juga didukung dengan pendidikan informal, seperti kegiatan extracurriculer. Dan di Parenthink bersama Mona Ratuliu dan Yarra Aristi membicarakan tentang pentingnya kegiatan extracurriculer.

Biasanya kegiatan extracurriculer menjadi kegiatan tambahan untuk anak di sekolah. Pilihan untuk mengikuti kegiatan ini kembali menjadi pilihan orang tua, bagaimana peran orangtua bisa melihat kegiatan sang anak apakah sudah cukup atau belum untuk menambah kegiatan lain di luar jam sekolah.

Extracurriculer memang bukan hanya sekadar kegiatan tambahan diluar jam pelajaran, karena pertumbuhan dan kematangan seorang anak ternyata bisa terbentuk melalui kegiatan Extracurriculer ini. Jadi, mereka bisa belajar berinteraksi dan belajar bagaimana bersosialisasi dengan baik.

Beragam kegiatan Extracurriculer bisa diikuti sang anak mulai dari kegiatan musik, seni, drama, olahraga, dan masih banyak ragam lainnya. Dan biarkan sang anak memilih sesuai interest mereka, karena inilah saatnya bagi mereka menentukan apa yang menjadi kesukaannya.

Berikut ini ada beberapa hal yang merupakan pentingnya kegiatan extracurriculer seperti yang dikutip dari situs botsky :

  1. Anak bisa mencoba sesuatu yang baru. Proses membuat anak menjadi tahu tentang kekuatan dan kelemahan, ikut serta dalam kegiatan extracurriculer membuat mereka belajar mengetahui tentang dirinya sendiri.
  2. Bisa menambah kepercayaan diri. Jadi, kegiatan itu membentuk mereka lebih percaya diri.
  3. Memungkinkan mereka percaya akan kemampuan diri sendiri dalam mengatur waktu mana yang utama dan mana yang tambahan. Dan hal ini sangat bagus untuk pertumbuhan secara psikologis untuk mengukur kematangan mereka.
  4. Bisa belajar bertanggung jawab, tentang peran, bertanggung jawab menangani masalah yang telah mereka pilih sendiri apapun konsekuensi yang telah mereka jalani.
  5. Mengajarkan perencanaan. Setiap aktifitas membutuhkan perencanaan yang tepat dan pelaksanaan untuk mencapai apa yang ingin mereka capai.

Kegiatan extracurriculer selain dapat mengasah kreativitas anak, ternyata juga mampu melatih mental dan kemampuan mereka dalam berosialisasi dengan teman-temannya.

Tetapi, kegiatan extracurriculer ini bisa berujung tidak baik bagi perkembangan anak, karena jika terlalu banyak kegiatan yang harus dilakukan, bisa membuat anak cepat lelah dan tidak memiliki waktu bermain setiap harinya.

Sehingga para orangtua perlu mempertimbangkan berbagai hal untuk memilih kegiatan extracurriculer untuk sang anak.

Anda harus memperhatikan kegiatan yang dipilih merupakan kegiatan yang disukai sang anak, dan mencoba mengidentifikasikan apa yang diinginkan sang anak. Jangan lupa juga untuk memperhatikan kecukupan umur mereka dalam mengikuti aktivitas tersebut.

Anda juga perlu berdiskusi dengan anak mengenai kegiatan-kegiatan yang akan diikuti. Jadi, apapun kegiatan yang dipilih jangan sampai mengganggu jam istirahatnya.

Cosmoners, yuk terus dengarkan Cosmopolitan FM di 90.4 FM, atau bisa melalui streaming di sini!

[teks Miranti | foto yourteenmag.com]

Baca juga:
Deretan buku yang bisa membuat Anda menangis terharu
Massimo Giorgetti luncurkan koleksi MSGM p.m
Why we hate meetings?