Pentingnya menjalin komunikasi dengan buah hati

Pentingnya menjalin komunikasi dengan buah hati

332

ParenThink (21/3) yang dibawakan oleh Yarra Aristi bersama expert kita, Mona Ratuliu, membahas tentang pentingnya menjalin komunikasi dengan buah hati kita.

Mona membagi cerita bahwa ia dan keluarga sedang membuat web series mengenai bagaimana berkomunikasi dengan baik dalam anggota keluarga.

Beberapa diambil dari pengalaman kejadian sehari-hari keluarganya ,namun beberapa juga harapan bahwa dengan adanya web series ini, keluarga mereka dapat belajar bahwa sangat menyenangkan dapat berkomunikasi dengan baik di dalam keluarga.

Komunikasi harus terus berjalan antar anggota keluarga. Jangan sampai dalam proses pemberian nasehat kepada anak, membuat mereka menjadi ragu untuk bercerita mengenai kesehariannya, ataupun masalah yang sedang mereka hadapi.

Setiap orang tua pasti tidak menginginkan anak-anaknya mencari tempat lain untuk mencurahkan isi hati atau bercerita. Terlebih lagi sekarang social media semakin mendunia.

Adalah hal yang wajar apabila anak-anak yang sudah mulai remaja, mungkin mulai ingin memiliki privasi yang tidak ingin diceritakan kepada kita para orang tua. Karena hal tersebut merupakan tanda-tanda bahwa mereka sudah mulai memisahkan diri dari kita.

Namun, setiap orang tua pasti berharap dan menginginkan apabila mereka memiliki masalah, mereka memilih orang tua sebagai sumber informasi dalam menyelesaikan masalahnya.

Satu contoh kasus adalah masalah bully di sekolah. Anak tersebut tidak berani untuk memberitahukan kepada orang tuanya bahwa ia sedang mengalami bullying. Anak itu takut karena diancam, dan takut jika orang tuanya marah dan datang ke sekolah untuk melanjutkan khasus tersebut.

Banyak hal yang menjadi ketakutan anak untuk cerita kepada orang tua. Yakinkan juga kepada anak jika mereka bercerita, kita sebagai orangtua akan berdiskusi bersama untuk menyelesaikan masalah tersebut. Dan jangan lupa mengapresiasi kejujuran anak, misalnya “Terima kasih ya nak, udah cerita“.

Jika komunikasi kita lancar, biasanya anak-anak lebih mudah cerita dengan kita. Ada beberapa hal yang mereka mungkin tidak berani untuk memulai bercerita, namun karena terbiasa bercerita dengan orang tua, mereka biasanya memperlihatkan ekspresi tidak senang, atau murung.

Hal itulah yang dapat memancing kita untuk bertanya apa yang sedang dirasakan oleh anak kita.

Cosmoners, yuk terus dengarkan Cosmopolitan FM di 90.4 FM, atau bisa melalui streaming di sini!

[teks Angela Wahyudi | foto julietemagz.com]

Baca juga:
Trailer film “Baywatch” resmi dirilis!
Tips alami hilangkan minyak di area t-zone
Bunga mawar ini diberi mantra agar tidak layu, kok bisa ya?