Relationship advice untuk para wanita dari Raisa

Relationship advice untuk para wanita dari Raisa

156

Raisa membuka suara (dan hatinya) untuk bercerita tentang perubahan dalam dirinya setelah menemukan self-worth dan memberikan relationship advice untuk para wanita.

Adakah kaum milenial Indonesia yang belum mengenal nama Raisa? Bermula dari single ‘Serba Salah’ yang dirilis lewat YouTube tujuh tahun yang lalu, kini lagu-lagu Raisa Andriana sudah akrab di telinga para pecinta musik tanah air.

Musisi berusia 28 tahun yang akrab dipanggil Yaya ini tidak hanya sukses merilis tiga album, tetapi ia juga pernah tampil sebagai opening act untuk konser Metallica, mengisi soundtrack untuk berbagai film Indonesia, hingga berduet bersama legenda R&B, Bryan McKnight.

Untuk merayakan ulang tahun Cosmopolitan yang ke-21, Raisa meluangkan waktunya untuk berbagi tentang cara hidup sehat, perjalanan kisah cintanya, serta kehidupannya sebagai seorang wanita fearless.

Seusai sesi pemotretan, Raisa berbincang tentang album Handmade yang live session-nya baru ia rilis di YouTube. “Saya sangat bangga dengan hasil keseluruhan albumnya – it resembles my growth as a person and a musician – tapi lagu yang paling saya banggakan adalah ‘Nyawa dan Harapan’. Saya sebenarnya sangat suka model lagu yang aransemennya megah, maka saya senang karena akhirnya berhasil menciptakannya.”

Biasanya menggarap lagu bertema percintaan, kali itu ia memilih untuk mengeksplorasi dengan menulis sebuah lagu yang bertema tentang keadaan bumi yang semakin rapuh.

Raisa mengaku bahwa kesadarannya dalam melestarikan lingkungan semakin meningkat sejak menjalin hubungan dengan Hamish Daud, yang kini telah menjadi suaminya.

“Ia seorang aktivis lingkungan, maka saya belajar banyak darinya. Kini saya semakin berusaha untuk meminimalisir tas plastik dan menggantikannya dengan tas belanja, tetapi sebenarnya salah satu cara yang paling mudah adalah dengan berhenti menggunakan sedotan. Meskipun hal tersebut terdengar sangat sederhana, bayangkan jika tiga juta orang menjadikannya sebuah kebiasaan – it will make a difference,” tuturnya.

Meskipun terkenal sebagai seorang penulis lagu romantis, Raisa sebenarnya tidak menganjurkan wanita untuk mencari cinta sejati sebelum waktunya.

Raisa mengakui bahwa dulu ia harus selalu berada di dalam suatu hubungan untuk merasa dicintai. “Untungnya, pola pikir saya berubah setelah meluangkan waktu untuk mengenal diri sendiri. Setelah self-worth saya naik, I automatically repel men that aren’t worth my time,” jelasnya sambil tertawa.

Raisa pun menjelaskan alasan di balik keputusannya untuk menikah. “Dari kencan pertama, Hamish sudah berkata bahwa sayalah ‘the one’. Gombal ya, haha. Tetapi faktanya adalah ia tidak bermain tarik-ulur sama sekali – ia malah langsung menunjukkan keseriusannya untuk membuat saya bahagia. Sampai Hamish melamar dan kami menikah pun, ia masih terus membuktikan dirinya,” ungkapnya sambil tersenyum.

Sebagai seorang fun fearless female, Raisa memiliki opini bahwa menjadi fearless itu bukan hanya menunjukkan keberanian atau menjadi independen.

“Saya merasa bahwa terkadang kewanitaan dan kelembutan kita itu kurang dihargai sebagai sesuatu yang juga fearless,” tuturnya. Menurut Raisa, wanita yang mendedikasikan dirinya untuk menjadi seorang ibu rumah tangga bagi keluarganya juga tergolong sebuah tindakan yang fearless.

(Kezia Calesta / AK / Foto: Andre Wiredja – NPM Photography / Stylist: Alia Husin / Makeup Artist: Philipe Karunia / Hairstylist: Eva Pical)

Sumber Cosmopolitan Indonesia

Share it