Review film: Wonder Woman, Lahirnya superhero wanita

Review film: Wonder Woman, Lahirnya superhero wanita

887

Rasanya sudah mulai bosan ya dengan film superhero yang didominasi oleh tokoh pria. Inilah yang membuat film Wonder Woman ditunggu-tunggu oleh para penggemar film dan komik DC. And guess what, film ini bukan hanya jadi tontonan berkualitas yang menghibur tetapi mampu mengusung semangat woman power!

The Story

Plot dalam film ini sebenarnya adalah origin story dari karakter Wonder Woman. Yup, sebagian besar film ini mengambil latar pada Perang Dunia Pertama –masa dimana superhero wanita ini “lahir”.

Setelah prolog singkat di Paris era masa kini, Diana Prince a.k.a Wonder Woman (Gal Gadot) membawa Anda pada memori masa lalunya saat ia masih tinggal di sebuah pulau tersembunyi Themyscira. Pulau tropis yang indah nan eksotis tersebut adalah tempat tinggal dari wanita Amazon, suku yang dilindungi oleh Dewa Petir Zeus karena telah membantu sang dewa mengalahkan kudeta perang yang dilakukan oleh anaknya, Dewa Perang Ares. Wanita Amazon yang takut akan kembalinya Ares dan meletusnya kembali perang akhirnya mendedikasikan hidupnya pada seni pertarungan dan menguasai berbagai ilmu pengetahuan. And trust us, they are great fighters!

Kehidupan damai di Themyscira berubah ketika seorang pilot juga mata-mata Amerika, Steve Trevor (Chris Pine) terdampar di pulau tersebut. Mendengar bahwa ada perang besar yang melanda dunia, Diana sebagai Putri dari Themyscira tidak bisa tinggal diam. Dia bertekad untuk menghentikan perang, yang dia percaya meletus karena manusia telah dihasut oleh Ares.

Berbekal laso, perisai, dan pedang, bersama Steve dia kemudian keluar dari Themyscira dan bertemu dengan peradaban manusia yang sangat berbeda dengan pulau kelahirannya. Berada di “dunia” yang baru, Wonder Woman dibantu dengan Steve dan teman-temannya kemudian berusaha menghentikan perang dengan melawan Nazi dan, tentunya, Ares.

The Powerful Woman Moment

Karakter Wonder Woman terkenal sebagai superhero wanita yang fearless dan kekuatannya tidak kalah dari superhero lainnya. Alih-alih jadi wanita yang harus diselamatkan pria, Wonder Woman hadir sebagai karakter yang mampu membela dirinya sendiri dan orang lain. Hal tersebut yang membuatnya sering disebut sebagai karakter yang mampu menyuarakan pemberdayaan perempuan.

Penggambaran karakter tersebut sudah berhasil dilakukan Gal Gadot saat memerankan peran yang sama dalam film Batman V Superman: Dawn of The Justice.

Dan kabar baiknya, kali ini Gal Gadot kembali berhasil memberikan performa akting yang tidak kalah keren dan tetap menjadi bintang utama di film Wonder Woman. Lewat perpaduan adegan aksi yang seru dan celetukan penuh humor dari para tokoh, film ini jelas tidak membosankan.

Namun, bagian terbaik pada film ini sebenarnya bukan pada kemampuan Wonder Woman bertarung melawan musuh. Akan tetapi, justru terletak pada “pertarungan” dalam diri Wonder Woman ketika dia melihat dunia luar mankind, yang penuh dengan rasa benci dan ketidakadilan.

Konsep hitam dan putih yang dipegang teguh olehnya memang membuat karakter ini terlihat terlampau naif dalam film. Namun dengan penyutradaraan yang apik dari Patty Jenkins, benturan pandangan akan dunia inilah yang justru menjadi pembuka yang manis serta mampu mengantarkan Anda pada karakter Wonder Woman yang telah muncul pada film Batman V Superman: Dawn of The Justice dan (hopefully) film komik DC berikutnya.

The Verdict

Sejak diproduksi, film Wonder Woman sudah spesial. Ini jadi film layar lebar perdana bagi karakter superhero wanita yang paling terkenal tersebut. Juga, menjadi film superhero pertama yang disutradarai oleh sutradara wanita. Dan pada akhirnya, eksekusi yang baik membuat film ini jadi benar-benar spesial.

Cerita yang seru, check! Pemeran utama wanita yang fearless, check! Pemeran pembantu yang lucu dan fun, check! Haruskah Anda menyaksikannya di bioskop? Absolutely yes!

(Hana Devarianti/SW/Image: DOK. outnow.ch)

Source: Cosmopolitan Indonesia

Cosmoners, yuk terus dengerin Cosmopolitan FM di 90.4 FM, atau bisa melalui streaming di sini!

Baca juga:
Mengatur keuangan di bulan Ramadhan
Katy Perry dan album terbarunya
6 Film untuk menyembuhkan patah hati