Sandiwara Radio kini tinggal kenangan

Sandiwara Radio kini tinggal kenangan

Sandiwara radio populer ditahun 80-90an

392

Siapa yang masih ingat dengan sandiwara radio yang sempat populer sebelum keberadaan TV?

Cosmoners yang mengalami masa kecil dan remaja tahun 80 dan 90-an pasti ingat jelas dengan momen-momen kejayaan radio.

Saur Sepuh, Tutur Tinular, Misteri Gunung Merapi, Mak Lampir, Brama Kumbara, dan Ibuku Sayang Ibuku Malang pasti tak asing lagi di telinga Cosmoners yang termasuk golongan 80-90 an.
Beberapa sandiwara radio tersebut bahkan melegenda dan diangkat ke layar lebar dan sinetron.

Pada masa kejayaannya, sandiwara radio sangat ditunggu-tunggu. Para pendengar setia sandiwara bebas untuk menciptakan sosok, adegan sesuai dengan imajinasi masing-masing yang tidak bisa didapatkan di media televisi.

Cosmoners ingat tidak sih, jika sinyal radio melemah pasti para pendengar rela menempelkan telinga pada sumber suara agar tidak ketinggalan alur ceritanya. Wah, sungguh rindu bukan?

Ferry Fadly (kanan) pemeran Brama Kumbara | wartakota.com
Ferry Fadly (kanan) pemeran Brama Kumbara | wartakota.com

Sandiwara radio pun memunculkan nama-nama pemainnya yang tenar saat itu; seperti Ferry Fadly, Elly Ermawati, Ivone Rose, Maria Oentoe, Anna Sambayon, Idris Apandi, dan masih banyak lagi.

Namun, seiring berjalannya waktu, para pemain sandiwara radio pun menjadi tinggal kenangan tergeser teknologi yang semakin canggih.

Wah, siapa nih yang jadi rindu dengan masa-masa itu?

[teks Dessyana Kosasih / sumber merdeka | foto kaskus.com]