Tanda pekerjaan Anda terlalu melelahkan

Tanda pekerjaan Anda terlalu melelahkan

384

Anda mungkin tidak menyadari bahwa pekerjaan Anda terlalu melelahkan, namun tubuh Anda menyatakan sebaliknya. Ingin tahu apa saja tandanya? Baca di sini.

Pelupa

Anda terus menerus lupa di mana terakhir kali menaruh dompet atau handphone, padahal Anda baru saja memegangnya beberapa waktu lalu.

Tak hanya itu, Anda juga seringkali lupa soal janji bertemu dengan the girls atau si dia. Hal ini menunjukkan bahwa pikiran Anda sedang tertekan.

Riset membuktikan bahwa stres kronis yang disebabkan oleh pekerjaan dapat berakibat langsung pada memori. Stres tersebut memberikan dampak negatif pada bagian memori spasial yang bertanggung jawab untuk membantu mengingat lokasi dan objek.

Jika Anda sering mengalaminya, well, time to look up to your to-do-list. Is that really worth it?

Sakit Kepala

Apakah Anda pernah mengalami sakit kepala yang luar biasa mengganggu sepanjang hari? Dear, terkadang sakit kepala seperti ini muncul bukan karena Anda terserang penyakit, namun merupakan sinyal dari tubuh yang meminta Anda untuk bersantai sejenak.

Menurut studi yang dilakukan oleh Mayo Clinic, sebuah perusahaan riset medis non-profit yang berasal dari Amerika Serikat, sakit kepala bisa menjadi pertanda bahwa Anda kurang minum air putih, atau justru akibat langsung dari stres akibat pekerjaan. Uh-oh.

Sering Jatuh Sakit

Minggu lalu Anda baru saja terserang flu selama lima hari, dan minggu ini tiba-tiba saja Anda batuk tanpa henti. Ini tandanya sistem kekebalan tubuh Anda sedang jauh melemah.

Tahukah Anda bahwa kekebalan tubuh yang melemah dapat terjadi karena terlalu lelah, stres, serta kurang tidur? Pikiran yang menumpuk, serta tekanan kerja yang konsisten dalam jangka waktu yang lama dapat memengaruhi kemampuan sistem kekebalan tubuh untuk melawan infeksi.

Cobalah meluangkan waktu untuk beristirahat. Ada pekerjaan di akhir pekan ini? Bicarakan baik-baik pada atasan dan kolega agar mereka bisa membantu. Dear, your health is more worth it.

Makan Sambil Melakukan Aktivitas Lain

Lihat kembali rutinitas Anda: jika Anda seringkali harus sarapan sambil meluangkan waktu untuk mengecek e-mail, atau membalas pesan atasan sambil makan siang, atau bahkan membuat bahan presentasi sambil ‘menikmati’ makan makam, ini artinya pekerjaan Anda sudah terlalu melelahkan.

Melakukan aktivitas lain saat jam makan bukanlah suatu hal yang ideal. Jam istirahat seharusnya digunakan untuk beristirahat.

Jika Anda terpaksa melewatkan makan malam karena masih banyak pekerjaan, atau makan siang di tengah rapat, atau bahkan menyantap sarapan saat bekerja, then think again. Is that really what you want with your life?

Tidak Punya Waktu Untuk Memanjakan Diri Sendiri

Kapan terakhir kali Anda pergi ke salon untuk spa atau (setidaknya) manicure? Tahun lalu? Oh, come on. Setidaknya Anda berhak untuk memanjakan diri sendiri ketika akhir pekan. Jika Anda tidak punya waktu luang untuk bersantai – bahkan untuk sekadar berkumpul bersama the girls atau netflix and chill bersama si dia, maka untuk apa Anda bekerja keras sepanjang minggu?

Ingat dear, mereka yang berumur panjang rata-rata menikmati hidupnya dan dirinya sendiri. Jika pekerjaan Anda ‘melarang’ Anda melakukan mendapatkan hal tersebut, then think to quit. You deserve better. (Alvin Yoga / SW / Image: Dok. Outnow.ch)

Source: Cosmopolitan Indonesia