Transisi dari usia 20 ke 30

Transisi dari usia 20 ke 30

1050

Di masa kini, banyak orang beranggapan bahwa memasuki usia 30 adalah hal yang menakutkan. Saat usia 20 kita masih bisa bebas bersenang-senang dan belum dituntut banyak hal, usia 30 seperti menuntut kita untuk “naik kelas”.

Dalam Life Balance bersama Imam Wibowo dan Claudia Lengkey dengan sang expert, Rosdiana Setyaningrum membahas transisi dari usia 20 ke 30.

Menurut Rosdiana, yang membuat usia 30 terkesan menakutkan adalah ekspektasi, baik dari orang lain maupun diri sendiri. Biasanya orang akan melihat aneh apabila orang yang berusia 30 terlalu sering nongkrong di kafe, karier belum meningkat, belum punya rumah atau mobil sendiri.

Semua itu adalah ekspektasi. Sebenarnya, agar usia 30 tidak terasa menakutkan, sebaiknya dipersiapkan beberapa hal penting di usia setelah 25. Hal penting tersebut adalah:

Skala prioritas. Tentukan apa yang mau Anda capai di usia sebelum atau sesudah 30. Kejar hal tersebut apabila targetnya di usia sebelum 30.

Mandiri. Usahakan segala tanggungan atau pun biaya untuk bersenang-senang berasal dari jerih payah Anda sendiri. Kalau pun orang tua masih suka memberi uang, tabunglah uang itu untuk diberikan kembali pada orang tua. Istilahnya, kita mulai menabung untuk orang tua kita.

Karier. Kalau Anda merasa posisi Anda masih stagnan, carilah coach atau seseorang yang bisa membantu Anda untuk belajar. Mungkin bisa dari atasan. Cari tahu dimana kelemahan Anda, latih skill Anda agar Anda semakin terasah.

Kesehatan. Di usia 20 pasti sedang senang-senangnya kuliner, makan sebebas-bebasnya, tanpa sadar apa saja risiko di tubuh kita kelak. Biasanya, di usia 30-40 lah mulai muncul risiko tersebut. Sebaiknya, jaga makan Anda sejak dini untuk mengurangi risiko tersebut.

Relationship. Hal yang satu ini yang paling sering menjadi kegalauan orang-orang. Biasanya yang dipermasalahkan adalah, kenapa belum menikah, atau kenapa masih sendiri. Kalau belum menikah, mulai biasakan mindsetus” dengan pasangan, bukan “me“. “Me” membuat Anda terlihat belum siap hidup bersama dan masih egois.

Kalau permasalahan masih sendiri, apabila Anda memang belum ingin menikah, maka ini bukan masalah. Namun kalau Anda sudah ingin berada dalam hubungan, coba diperluas lingkungan Anda. Ini sebagai cara untuk mencari orang baru yang mungkin pas untuk Anda.

Cosmoners, yuk terus dengerin Cosmopolitan FM di 90.4 FM, atau bisa melalui streaming di sini!

[teks Gabriella Sakareza | foto holykaw.alltop.com]

Baca juga:
Problema seputar sekolah anak
Melintasi “Dunia Maya” bersama Ari Lasso
Kim K, Kylie dan Kendall Jenner menjadi cameo dalam ‘Ocean’s Eight’