Begini Cara Yang Bisa Anda Lakukan Untuk Membantu Korban Pelecehan Seksual

Begini Cara Yang Bisa Anda Lakukan Untuk Membantu Korban Pelecehan Seksual

211
Begini Cara Yang Bisa Anda Lakukan Untuk Membantu Korban Pelecehan Seksual

Kasus pelecehan seksual saat ini sedang menjadi perbicangan hangat masyarakat di Indonesia. Terutama yang telah terjadi di beberapa sekolah atau instansi pendidikan. Hal ini pastinya dapat mengakibatkan trauma tersendiri bagi para korban.

Pelecehan seksual di instansi pendidikan tentu tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Selain itu, korban dari pelecehan seksual pun harus ditolong melalui dukungan yang diberikan kepadanya.

Berikut ini beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk menolong korban dari pelecehan seksual.

Jadi Pendengar Yang Baik

Begini Cara Yang Bisa Anda Lakukan Untuk Membantu Korban Pelecehan Seksual

Salah satu cara menolong korban yang menghadapi kejadian semacam pelecehan seksual adalah dengan menjadi pendengar yang baik. Biarkan korban menceritakan keluh kesahnya kepada Anda, jangan sampai Anda justru balik curhat kepadanya.

Setidaknya ia dapat menenangkan dirinya dan tidak merasa sendiri menghadapi masalahnya ini. Kalian baru dapat memberikan masukan setelah ia berhenti menceritakan permasalahannya.

Jangan Salahkan Korban

Begini Cara Yang Bisa Anda Lakukan Untuk Membantu Korban Pelecehan Seksual

Semua orang tentunya tidak ingin menjadi korban dari pelecehan seksual. Sama halnya seperti korban pelecehan seksual yang tidak ingin dinilai hanya berdasarkan pakaian apa yang dipakai. Hal ini tentunya sangat berbeda konteks.

Anda sebagai pendengar juga jangan beranggapan bahwa pelecehan seksual ada karena pakaian yang digunakan korban. Hal ini justru sangat menjatuhkan korban dan victim blaming.

Arahkan Ke Orang Yang Lebih Profesional

Begini Cara Yang Bisa Anda Lakukan Untuk Membantu Korban Pelecehan Seksual

Apabila Anda tahu kondisi dari korban pelecehan seksual sudah melewati batas, maka Anda harus mengarahkannya ke pihak yang lebih profesional. Pastinya, psikolog lebih mengerti akan kondisi dari korban dan bagaimana menyikapi permasalahannya tersebut.

Apabila korban malu untuk pergi ke pihak yang lebih profesional, temani ia dan katakan bila hal ini memang wajar untuk berbicara kepada psikolog untuk melewati masalahnya.

 

Penulis: Rifqi Fadhillah

Share it

LEAVE A REPLY