Cerita dari film action-disaster pertama di Indonesia, Bangkit!

Cerita dari film action-disaster pertama di Indonesia, Bangkit!

1597

Film yang didaulat sebagai action-disaster movie pertama di Indonesia, yakni, Bangkit! Karena Menyerah Bukan Pilihan, melakukan pemutaran perdananya di Plaza Senayan bersama rekan media, Senin [18/7].

Bangkit! Karena Menyerah Bukan Pilihan akan dapat disaksikan Cosmoners mulai 28 Juli 2016, di seluruh bioskop Indonesia.

Film garapan Rako Prijanto yang dibintangi Vino G. Bastian (Addri), Acha Septriasa (Denanda), Deva Mahenra (Arifin), dan Putri Ayudya (Indri) terasa istimewa karena tampil berbeda dari genre–genre film yang selama ini tayang di Indonesia.

Menggunakan teknologi CGI (Computer Generated Imagery), film ini mengingatkan penonton akan bencana banjir yang kerap melanda Jakarta dan sejumlah kota di Indonesia.

Untuk persiapan para pemain sebelum syuting dimulai, Vino secara pribadi mengungkapkan bahwa dirinya secara khusus dilatih oleh TNI AL dan TNI AU, untuk keperluan sejumlah adegan dalam film, mengingat dalam film tersebut Vino berperan sebagai anggota BASARNAS. Meski sudah disiapkan stunt man, namun Vino tertantang untuk melakukan sendiri semua adegan berbahayanya.

Executive Producer Willawati menjelaskan bahwa film ‘Bangkit!’ merupakan film Indonesia pertama yang berhasil mengintegrasikan dukungan dan memadukan elemen BASARNAS, PMI, dan BMKG, serta didukung oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Pemain lainnya yang juga mendukung film ini Antara lain Donny Damara (Gubernur), Ferry Salim (Hadi – Atasan Arifin), Yasamin Jasem (Eka – Anak Addri & Indri), Andryan Bima (Dwi – Anak Addri & Indri), Khiva Iskak (Endo – Anggota BMKG), dan Yayu Unru (Prof. Dr. Irwan Pongky). Nidji turut andil dalam produksi film ini dengan mengisi soundtrack dengan judul yang sama.

Penonton akan dibawa pada betapa besarnya bencana banjir di Jakarta dari awal cerita. Lalu diperlihatkan pada perasaan haru di beberapa adegan, khususnya saat Addri sebagai anggota BASARNAS justru tidak bisa menyelamatkan orang terdekat.

Film ini membawa pesan bagi warga Jakarta yang kerap menjadi korban banjir, bahwa, seburuk apapun kondisi yang dialami, kita harus bangkit! Karena menyerah bukan pilihan.

[teks Della Hermawan | foto Dok. Oreima Pictures]

Share it

LEAVE A REPLY