Dampak Buruk Bertengkar Dihadapan Anak

Dampak Buruk Bertengkar Dihadapan Anak

90

Pertengkaran dalam suatu hubungan keluarga menjadi hal yang sulit dihindari. Perbedaan pendapat dan rasa ego menjadi hal wajar yang ada di dalam kehidupan rumah tangga. Tanpa disadari, terkadang orang tua meluapkan emosinya di depan anak mereka. Namun ternyata, hal tersebut dapat berdampak buruk bagi kesehatan mental sang buah hati lho! Simak ulasannya berikut ini.

Anak Tidak Merasa Aman

Dampak Buruk Bertengkar Dihadapan Anak

Sudah sepatutnya lingkungan keluarga menjadi perlindungan teraman bagi anak, namun ketika orang tua bertengkar dihadapan mereka, justru akan membuat rasa aman pada anak menghilang. Hal ini terjadi karena munculnya rasa khawatir dalam benak anak saat melihat pertengkaran yang bisa membuat seorang anak menyalahkan dirinya sendiri.

Menjauhkan Hubungan Orangtua dan Anak

Dampak Buruk Bertengkar Dihadapan Anak

Ketika anak sudah merasa tidak aman dan nyaman di lingkungan keluarganya, maka secara otomatis akan menjauhkan hubungan antara orang tua dan anak. Baik orang tua dan anak ketika mereka mengalami stres biasanya akan murung dan tidak banyak menghabiskan waktu bersama keluarga. Jika hal ini terjadi terus menerus tentunya akan berdampak buruk pada hubungan keluarga, sehingga tidak adanya lagi chemistry orang tua dan anak.

Mengalami Gangguan Kesehatan Mental

Dampak Buruk Bertengkar Dihadapan Anak

Pertengkaran yang disaksikan oleh anak dapat berdampak pada kesehatan mental mereka. Anak akan mengalami depresi bahkan stres yang dapat memengaruhi aktivitasnya sehari-hari. Mereka yang mengalami gangguan mental akan sulit fokus, susah tidur, selera makan menurun sampai sakit kepala. Hal ini menyebabkan bukan hanya mental saja yang terganggu, daya tahan tubuh anak pun ikut melemah.

Meniru Orang Tuanya

Saat kedua orang tua sedang bertengkar, kata-kata kasar dan kotor tidak terelakan. Dengan ciri seorang anak sebagai peniru orang tuanya, tentu hal ini bukan suatu contoh yang baik.

Kata-kata kasar yang keluar menjadi informasi baru bagi anak yang bisa saja ditiru dan mereka ucapkan ketika bermain dengan teman sebayanya. Ketika sedang marah, mereka akan meniru apa yang orang tua mereka katakan, parahnya lagi anak juga bisa menjadi tempramen atau bermain fisik.

Sebagai orang tua, sudah seharusnya memberikan contoh perilaku yang baik dihadapan anak. Sebisa mungkin jika dalam keadaan emosi maka jangan diluapkan di depan anak.

Baca Juga : Gaya Fashion Song Hye Kyo Jadi Aktris Korea Pertama Ambassador Brand Mewah

Cobalah untuk mencari tempat yang tidak terlihat atau bisa terdengar oleh anak. Perilaku seorang  anak merupakan cerminan dari kedua orang tuanya. Semoga bermanfaat Cosmoners!

 

sumber

Share it

LEAVE A REPLY