5 Kebiasaan Ini Sebabkan Rambut Bercabang

5 Kebiasaan Ini Sebabkan Rambut Bercabang

775

Cosmoners, lelah karena terus-menerus menemukan ujung rambut yang pecah-pecah dan bercabang? Watch out, mungkin ada salah satu dari daftar di bawah ini yang menjadi kebiasaan Anda sehari-hari!

1. Keramas setiap hari
Jika Anda terus-menerus mencuci rambut padahal tidak sedang dalam keadaan berminyak sekalipun, kandungan sebum alami akan terkikis dan menyebabkan helaian rambut rusak hingga akhirnya bercabang.

2. Membilas rambut dengan air panas
Selesai keramas, biasakan untuk membilas rambut dengan air dingin atau yang tak terlalu panas. Selain mengunci nutrisi di dalam, air bersuhu rendah dapat menutup kutikula dengan sempurna sehingga senantiasa lembap dan halus.

3. Mengeringkan rambut dengan handuk
Usai mencuci rambut, mengeringkannya dengan serat handuk yang kasar rentan merusak lapisannya. Sebaiknya, gunakan kaus berbahan kain lembut untuk membungkus handuk setelah keramas.

4. Cara menyisir yang salah
Selain menghindari untuk menata rambut dalam keadaan basah, Anda juga harus membiasakan untuk tidak menyisir semuanya langsung dari kulit kepala. Mulailah dari sepertiga rambut paling ujung terlebih dulu tapi tetap dengan sapuan menjauhi akar rambut, baru kemudian sisir berangsur-angsur ke bagian pangkalnya dengan arah yang sama.

5. Terekspos faktor suhu dan kimiawi
Entah itu berada di luar rumah selama beberapa waktu tanpa pelindung kepala atau terlalu banyak mencatok dan mem-blow dry dengan hair dryer, semua itu memicu tekstur rambut yang kering dan pecah-pecah. Sering mewarnai rambut?  Wajar apabila ujungnya bercabang pula. [teks @shintriamylnia / cosmopolitan.co.id | foto coolwayhair.com]

Share it

LEAVE A REPLY