Mencapai kesuksesan dengan melatih ‘the future self’ dari sekarang

Mencapai kesuksesan dengan melatih ‘the future self’ dari sekarang

876

Banyak dari kita yang berpikir dengan melakukan rutinitas yang dikerjakan saat ini sebaik mungkin, akan berdampak pada kesuksesan karier kita di masa mendatang. Tetapi, Anda perlu mengetahui apakah yang anda kerjakan ini hanya sebuah kesibukan semata atau menjadi produktif?

Terdapat suatu perbedaan antara sibuk dan produktif. Sementara, untuk mencapai kesuksesan kariEr kita di masa mendatang, sibuk saja ternyata tidak cukup. Kita harus berlatih menjadi future self agar kita bisa lebih produktif.

Lalu, seperti apa kiat praktisnya agar semua ini dapat kita lakukan? Semua akan dijawab oleh Alexander Sriewijono, penulis Career Hand Book dan Pendiri Daily Meaning yang selalu hadir di Cosmopolitan Career bersama Novita Angie dan Lembu Wiworo Jati.

Mengenai present self (diri kita sekarang) dan future self (diri kita dimasa depan), apa yang berbeda dari kedua pemahaman tersebut?

Sudah disebutkan bahwa kalau kita fokus pada apa yang kita lakukan hari ini, lalu kita akan berhasil ke depannya. Sebenarnya, itu tergantung dari konteks sibuk yang dibicarakan.

Apakah itu sibuk yang menghasilkan atau sibuk yang hanya berbuah keringat saja, tetapi tidak menghasilkan apapun. Atau bahkan hanya ‘sok’ sibuk tanpa ada keuntungannya?

Present self adalah diri kita yang sekarang, yang seperti kebanyakan orang hanya sibuk mengerjakan sesuatu yang harus dikerjakan sekarang, karena diminta untuk dikerjakan, karena diburu-burukan oleh deadline, dan lain sebagainya. Yang jelas, segala sesuatu yang sifatnya ‘harus, harus, harus’ atau ‘urgent, urgent, urgent‘.

 

Lalu, apa bedanya sibuk dengan produktif? Sibuk berorientasi pada proses, sementara produktif berorientasi pada hasil. Cara yang paling utama adalah fokus, dan kita tahu betul apa yang harus dicapai. Bukan sekedar hanya memiliki waktu dan jaringan wifi, kemudian kita bisa bekerja.

Jika anda bisa bekerja lebih produktif, otomatis anda lebih bisa mengatur waktu menjadi lebih efektif. Tantangannya bukan berapa banyak waktu yang kita punya, tetapi untuk apa kita mau menghabiskan waktu tersebut dan dengan cara apa.

Bagaimana keproduktifan ini bisa melatih kita ke future self? Kita harus bisa berpikir untuk mengerjakan sesuatu yang sifatnya tidak hanya urgent, tetapi juga bersifat important yang akan berguna untuk kita di masa depan.

Kita harus mulai berpikir apa yang penting dilakukan sekarang untuk satu tahun atau bahkan lima tahun ke depan. Berapa persen waktu yang kita berikan untuk kita menjadi the futures self agar pada saat lima tahun ke depan tersebut terjadi, kita sudah siap menghadapinya. Itulah mindset yang harus ditanamkan.

Pada kesimpulannya, Anda harus bisa membuat diri Anda tidak hanya sekedar sibuk, tetapi juga dapat menghasilkan sesuatu yang berguna untuk hari ini dan masa depan. Tentunya tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi bisa juga untuk organisasi.

Cosmoners, yuk terus dengerin Cosmopolitan FM di 90.4 FM, atau bisa melalui streaming di sini! [teks Devina Dea | foto trendncom.com]

Baca juga:
Siapa saja yang mengisi soundtrack Fifty Shades Darker?
Pengetahuan mengenai tumbuh kembang si anak
Cara membuat kue kering mint & chocolate chips

Share it

LEAVE A REPLY