Pentingnya pemberontak dalam organisasi

Pentingnya pemberontak dalam organisasi

1372

Punya karyawan pembangkang? Ternyata ada manfaatnya lho Cosmoners

The Art of Rebellion” merupakan tema dalam Cosmopolitan Career pada hari Kamis (10/11) bersama dengan Novita Angie, Lembu Wiworojati,dan Alexander Sriewiyono.

Dalam suatu tim atau organisasi membutuhkan anggota yang bersikap rebel atau pembangkang. Tipe anggota pembangkang ini bisa membawa tim Cosmoners ke arah yang lebih baik dan keluar dari comfort zone.

Memiliki anggota yang terlalu penurut cenderung sulit untuk berkembang ke arah yang lebih positive, out of the box, dan keluar dari comfort zone.

Namun, memberontak juga harus disertakan nalar, logika yang kuat, data, alasan, dan tujuan yang tepat. Jadi tidak hanya sekedar memberontak tanpa tujuan.

Nah, tipe pemberontak tanpa tujuan yang jelas hanya asal berbicara ini perlu dipertanyakan Cosmoners

Sebagai pemberontak, perlu memperhatikan hal-hal berikut sebelum mengutarakan pemberontakan:

  • Memiliki tujuan dan alasan
    Tujuan dan alasan memberontak untuk kepentingan bersama.
    Memberontak untuk memajukan tim adalah hal yang diperlukan, jadi tak hanya atas dasar pemikiran sendiri.
  • Ikut memikirkan solusi
    Tak hanya mengeluarkan pemberontakan, melainkan ikut mencarikan jalan keluarnya.
  • Berbicara di depan
    Jangan memberontak di belakang, melainkan coba untuk speak up di depan agar lebih didengarkan
  • Perhatikan culture yang ada
    Apakah culture dalam tim atau organisasi tersebut mau mendengarkan masukan orang lain atau tidak.

Yang terpenting adalah, apapun tujuannya memberontak harus disampaikan dengan cara yang baik. Karena, meskipun tujuannya baik, kalau disampaikan dengan cara yang salah, tentu tidak akan dibenarkan.

Jadi, pemberontak tak selamanya buruk kan, Cosmoners?

[teks Dessyana Kosasih | foto inpoweredlead.com]

Share it

LEAVE A REPLY