Profil Lavanya Sivaji, Miss World Malaysia Yang Dihujat Setelah Klaim Batik Dari...

Profil Lavanya Sivaji, Miss World Malaysia Yang Dihujat Setelah Klaim Batik Dari Negaranya

188
Profil Lavanya Sivaji, Miss World Malaysia Yang Dihujat Setelah Klaim Batik Dari Negaranya

Lavanya Sivaji seketika menjadi buah bibir netizen Indonesia belakangan ini setelah postingannya yang mengklaim bahwa batik berasal dari Malaysia menuai hujatan. Lavanya Sivaji merupakan Miss World Malaysia yang ketika itu sedang mengunggah potret dirinya memakai batik.

“Bagi saya, kain batik melambangkan keanekaragaman di antara orang Malaysia, dengan berbagai warna, corak, dan desainnya. Karena itu, saya mempersembahkan gaun malam untukĀ Miss World Malaysia 2021 yang dibuat dari kain batik Malaysia,” tulis Lavanya Sivaji dalam akun Instagramnya.

Netizen Indonesia pun langsung menyerbu Instagram dari Lavanya Sivaji dan mengatakan bahwa batik berasal dari Indonesia. Bahkan, hingga membuat Miss World Malaysia menutup kolom komentarnya.

Atas hujatan kepada dirinya, Lavanya Sivaji pun akhirnya meminta maaf kepada warga Indonesia. Dan, mengakui bahwa batik merupakan warisan budaya Indonesia.

Berprofesi Sebagai Dokter

Profil Lavanya Sivaji, Miss World Malaysia Yang Dihujat Setelah Klaim Batik Dari Negaranya

Lavanya Sivaji merupakan seorang dokter di sebuah rumah sakit di Malaysia, bernama Hospital Angkatan Tentara Tuanku Mizan Zainal Abidin. Di tahun 2021 ini, ia kini menginjak usia 25 tahun.

Mendapat Gelar Miss World Malaysia 2021

Profil Lavanya Sivaji, Miss World Malaysia Yang Dihujat Setelah Klaim Batik Dari Negaranya

Lavanya Sivaji resmi mendapatkan gelar Miss World Malaysia 2021 pada 16 Oktober 2021 lalu. Ia menjadi generasi baru di ajang Miss World Malaysia. Ia juga akan mewakili Malaysia di ajang Miss World 2021 yang bakal digelar pada Desember 2021 di Puerto Rico.

Pendiri Badan Amal

Profil Lavanya Sivaji, Miss World Malaysia Yang Dihujat Setelah Klaim Batik Dari Negaranya

Selain sebagai Miss World Malaysia, Lavanya Sivaji ternyata merupakan pendiri dari badan amal bernama 4Them. 4Them adalah proyek advokasi dan sosial, dimana berfokus pada beberapa isu, seperti masalah gizi dan kesehatan masyarakat Malaysia.

 

Penulis : Rifqi Fadhillah

Share it

LEAVE A REPLY